Pejajahan Bangsa Belanda di Nusantara
Bangsa Belanda ingin menemukan
daerah peghasil remah-rempah seperti yang telah di lakukannegara lain.mendengar
keberhasilan orang orang spanyol dan juga portugis dalam menemukan daerah
baru,apalagi daerah penghasil rempah rempah,para pelaut dan pedagang Belanda
tidak mau ketinggalan.Tahun 1594 Barents mencoba berlayar untuk mencari dunia
Timur atau Tanah Hidia melalui daerah kutub utara.Karena keyakinannya bahwa
bumi bulat maka sekalipun dari utara atau barat akan sampai pada pula di timur.
(Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, 2014, 16)
Barents tidak berhasil melakukan penjelajahan.
Ternyata Barents tidak begitu mengenal medan. Ia gagalmelanjutkan
penjelajahannya karena kapalnya terjepit es mengingat air di kutub utara sedang
membeku. Barents terhenti disebuah Pulau yang disebut Novaya Zemlya. Ia berusah
kembali ke negerinya, tetapi ia meninggal di perjalanan. (Kementrian Pendidikan
dan Kebudayaan RI, 2014, 17)
Ada dua pelaut Belanda yang pergi
memulai pelayaran dan penjelajahan samudra untuk pergi ke tanah Hindia, dan
mereka berhasil sampai di Nusantara. Pada tahun 1595 pelaut Belanda yang ain
yakni Cornelis de Houtman dan Pieter de Kesyer memlai pelayaran. Kedua pelaut
ini bersam aramadanya dengan kekuatan empat kapal dan 249 awak kapal beserta 64
pucuk meriam melakukan pelayaran dan penjelajahan samudra untuk mencari tanah
Hindia yang dikenal sebagai penghasil rempah-rempah.
Cornelis de Houtman mengambil jalur laut yang sudah biasa dilalui orang-orang
Portugis. Tahun 1596 Cornelis de Houtman beserta armadanya berhasil mencapai
kepulauan Nusantara. Ia dan rombongannya mendarat di Banten. (Kementrian Pendidikan
dan Kebudayaan RI, 2014, 17)
Ketika Cornelis
de Houtman dan orang-orang Belanda lainnya di usir dari Banten karena,
berambisi ingin memonopoli perdagangan di Banten bangsa Belanda menyiapkan ekspedisi selanjutnya yang
di pimpin Heemskerck. Waktu itu di kerajaan Banten bertepatan dengan masa
pemerintahan Sultan Abdul Mufakir Mahmud Abdulkadir. Dengan melihat pelabuhan Banten
yang begitu strategis dan adanya hasil tanaman rempah-rempah di wilayah itu
Cornelis de Houtman berambisi untuk memonopoli perdagangan di Banten. Dengan
kesombongan dan kadang-kadang berlaku kasar, orang-orang Belanda memaksakan
kehendaknya. Hal ini tidak dapat diterima oleh rakyat dan penguasa Banten. Oleh
karena itu, rakyat mulai membenci bahkan kemudian mengusir orang-orang Belanda
itu. Cornelis de Houtman dan armadanya segera meninggalkan Banten dan akhirnya
kembali ke Belanda. Ekspedisi penjelajahan berikutnya segera dipersiapkan untuk
kembali menuju Kepulauan Nusantara. Rombongan kali ini dipimpin antara lain
oleh van Heemskerck. Tahun 1598 van Heemskerck dengan armadanya sampai di
Nusantara dan juga mendarat di Banten. (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
RI, 2014, 17)
Orang-orang Belanda bersahabat
dengan orang Maluku. Belanda
mulai melakukanaktivitas perdagangan. Kapal-kapal mereka mulai berlayar ke
timur dan singgah di Tuban. Dari Tuban pelayaran dilanjutkan ke timur menuju
Maluku. Di bawah pimpinan Jacob van Neck mereka sampai di Maluku pada tahun 1599.
Kedatangan orang-orang Belanda ini juga diterima baik oleh rakyat Maluku. Kebetulan waktu itu Maluku sedang
konflik dengan orang-orang Portugis. Pelayaran dan perdagangan orang-orang
Belanda di Maluku ini mendapatkan keuntungan yang berlipat. Dengan demikian
semakin banyak kapal-kapal dagang yang berlayar menuju Maluku. (Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan RI, 2014, 17)
Casino near Mahnomen - Mapyro
BalasHapusFind the cheapest and quickest way 김천 출장마사지 to get from Casino near Mahnomen to Muhle in North Carolina from Mapyro. 정읍 출장안마 Find the 보령 출장안마 cheapest and quickest 전라북도 출장샵 ways 평택 출장마사지 to get from Casino near